MEDAN/XNEWS24.IDKomitmen PT Pelindo Multi Terminal dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di kawasan pesisir kembali diwujudkan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Bersama Pelindo Regional 1, perusahaan resmi meluncurkan Program Pelatihan dan Pendampingan Vokasi Barista dan Pengolahan Hasil Laut yang menyasar masyarakat Kecamatan Medan Belawan sebagai upaya menciptakan tenaga kerja terampil sekaligus mendorong lahirnya pelaku UMKM baru.
Sebanyak 32 peserta yang berasal dari enam kelurahan di Kecamatan Medan Belawan mengikuti pembukaan program di Grha Pelindo, Medan, Senin (6/7/2026). Selama tiga bulan ke depan mereka akan mendapatkan pelatihan vokasi, magang, hingga pendampingan usaha agar memiliki keterampilan yang siap diterapkan di dunia kerja maupun dalam membangun usaha mandiri.
Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pelindo Multi Terminal, Pelindo Regional 1, Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan sebagai penyelenggara pelatihan, serta Baitulmaal Muamalat (BMM) sebagai mitra pelaksana pendampingan.
Vice President Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Pelindo Multi Terminal, Zulhendri, menegaskan bahwa perusahaan ingin menghadirkan program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar pelabuhan.
"Pelatihan ini bukan hanya sekadar memberikan sertifikat, tetapi membangun kompetensi yang benar-benar dapat menjadi bekal peserta untuk memperoleh pekerjaan maupun menciptakan usaha sendiri. Kami ingin lahir tenaga kerja yang kompetitif sekaligus UMKM baru yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Belawan," ujarnya.
Menurut Zulhendri, pemberdayaan masyarakat merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan. Keberhasilan operasional perusahaan, katanya, harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Sementara itu, Pembimbing Teknis Program dari Baitulmaal Muamalat, Rizky Ardani Situmorang, menjelaskan bahwa peserta tidak hanya memperoleh materi di ruang pelatihan, tetapi juga akan menjalani praktik langsung melalui program magang serta pendampingan intensif.
"Program ini disusun secara bertahap agar peserta benar-benar siap memasuki dunia kerja ataupun membangun usaha. Setelah pelatihan selesai, mereka akan didampingi sehingga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara nyata," jelas Rizky.
Pelatihan dibagi ke dalam dua bidang, yakni barista dan pengolahan hasil laut, masing-masing diikuti oleh 16 peserta. Kegiatan pelatihan akan berlangsung di BBPVP Medan mulai 13 Juli 2026. Kelas barista dijadwalkan selama 18 hari, sedangkan pelatihan pengolahan hasil laut berlangsung selama lima hari sebelum peserta memasuki tahap magang dan pendampingan usaha.
Camat Medan Belawan, Robby Kurniawan, memberikan apresiasi atas kepedulian Pelindo dalam meningkatkan kapasitas masyarakat Belawan. Menurutnya, program seperti ini sangat dibutuhkan untuk membuka peluang kerja baru sekaligus memperkuat ekonomi lokal.
"Kami berharap program ini terus berlanjut karena memberikan kesempatan kepada masyarakat Belawan, khususnya generasi muda, untuk meningkatkan keterampilan, memperoleh pekerjaan, bahkan menciptakan lapangan kerja melalui usaha mandiri. Ini menjadi langkah penting dalam membangun SDM Belawan yang unggul dan berdaya saing," katanya.
Sebagai simbol komitmen bersama, seluruh peserta menandatangani surat pernyataan mengikuti seluruh rangkaian program hingga selesai. Langkah tersebut menjadi awal dari proses pembinaan yang diharapkan mampu melahirkan tenaga kerja profesional sekaligus wirausahawan baru di sektor jasa dan pengolahan hasil laut.
Melalui program TJSL yang berfokus pada pengembangan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat, Pelindo Multi Terminal terus memperkuat kontribusinya dalam menciptakan manfaat sosial yang berkelanjutan. Sinergi bersama pemerintah, lembaga pelatihan, dan mitra pelaksana diharapkan mampu menghasilkan SDM yang lebih kompeten, meningkatkan daya saing UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir Belawan.
Redaksi



