BELAWAN// XNEWS24.ID. PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Belawan terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kualitas layanan, keselamatan kerja, perlindungan lingkungan, keamanan pelabuhan, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Audit Internal Sistem Manajemen Terpadu (SMT) Tahun 2026 yang berlangsung pada 10–11 Agustus 2026.
Kegiatan audit internal ini menjadi salah satu langkah strategis Pelindo Regional 1 Belawan dalam memastikan seluruh proses kerja dan penerapan sistem manajemen di lingkungan perusahaan berjalan secara konsisten, efektif, serta sesuai dengan persyaratan dan standar yang telah ditetapkan.
Tidak hanya menjadi kegiatan pemeriksaan administratif, audit internal juga menjadi momentum bagi perusahaan untuk melihat secara menyeluruh sejauh mana sistem manajemen telah diterapkan dalam aktivitas operasional sehari-hari. Melalui proses evaluasi tersebut, berbagai potensi perbaikan dapat diidentifikasi lebih awal sehingga dapat ditindaklanjuti untuk mendukung peningkatan kinerja perusahaan secara berkelanjutan.
Audit Mencakup Lima Standar dan Sistem Manajemen
Dalam pelaksanaannya, Audit Internal Sistem Manajemen Terpadu Pelindo Regional 1 Belawan mencakup sejumlah standar dan sistem penting yang berkaitan langsung dengan kualitas operasional serta tata kelola perusahaan.
Audit meliputi penerapan ISO 9001 tentang sistem manajemen mutu, ISO 14001 tentang sistem manajemen lingkungan, ISO 45001 mengenai sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja, Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), ISPS Code yang berkaitan dengan keamanan fasilitas pelabuhan dan kapal, serta ISO 37001 mengenai sistem manajemen anti penyuapan.
Rangkaian audit dilakukan melalui peninjauan dokumen, pemeriksaan kesesuaian proses, konfirmasi terhadap implementasi sistem di lapangan, hingga diskusi dan pembahasan bersama unit kerja terkait.
Pendekatan tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai penerapan sistem manajemen, termasuk memastikan kebijakan dan prosedur yang telah ditetapkan benar-benar diterapkan dalam aktivitas kerja.
Evaluasi untuk Mendorong Perbaikan Berkelanjutan
Executive General Manager Pelindo Regional 1 Belawan, Yusrizal, menegaskan bahwa audit internal memiliki peran penting dalam memastikan sistem manajemen tidak hanya memenuhi persyaratan, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah terhadap pelaksanaan pekerjaan.
Menurutnya, audit merupakan bagian dari proses evaluasi yang dapat menjadi dasar bagi perusahaan untuk memperkuat kualitas proses kerja sekaligus membangun budaya perbaikan secara berkelanjutan.
“Audit internal menjadi kesempatan bagi kami untuk mengevaluasi penerapan sistem manajemen yang telah berjalan. Hasil dari proses ini tentunya menjadi masukan untuk terus melakukan perbaikan dan meningkatkan kualitas pelaksanaan kerja di lingkungan Pelindo Regional 1 Belawan,” ujar Yusrizal.
Ia menambahkan, konsistensi dalam menerapkan sistem manajemen menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung terciptanya proses operasional yang aman, efektif, berkualitas, dan sesuai dengan standar yang berlaku.
Perkuat Budaya Mutu, Keselamatan, Lingkungan dan Integritas
Pelaksanaan Audit Internal SMT 2026 juga menunjukkan bahwa penerapan sistem manajemen di Pelindo Regional 1 Belawan diarahkan tidak hanya untuk memenuhi standar sertifikasi, tetapi menjadi bagian dari budaya kerja perusahaan.
Penerapan ISO 9001 menjadi landasan dalam menjaga kualitas proses dan layanan. Sementara ISO 14001 memperkuat perhatian perusahaan terhadap aspek lingkungan. Di sisi lain, ISO 45001 dan SMK3 menjadi instrumen penting dalam membangun budaya keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan operasional pelabuhan.
Aspek keamanan melalui ISPS Code juga menjadi bagian penting mengingat aktivitas pelabuhan memiliki tingkat kompleksitas dan risiko yang tinggi. Sementara penerapan ISO 37001 memperkuat komitmen perusahaan terhadap integritas, transparansi, serta pencegahan praktik penyuapan.
Dengan demikian, audit internal menjadi instrumen penting untuk memastikan berbagai sistem tersebut dapat berjalan secara terintegrasi dan saling mendukung.
Menjadi Bagian dari Transformasi Tata Kelola Pelabuhan
Sebagai salah satu bagian penting dalam ekosistem kepelabuhanan di Sumatera Utara, Pelindo Regional 1 Belawan memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran arus barang dan kegiatan logistik. Karena itu, penguatan sistem manajemen menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan dan kualitas operasional.
Melalui evaluasi yang dilakukan secara berkala, perusahaan dapat memastikan bahwa setiap proses kerja memiliki standar yang jelas, risiko dapat dikelola, serta peluang peningkatan kinerja dapat diidentifikasi dan ditindaklanjuti.
Pelaksanaan Audit Internal Sistem Manajemen Terpadu 2026 sekaligus memperlihatkan komitmen Pelindo Regional 1 Belawan untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan melalui pendekatan yang terukur, sistematis, dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan.
Ke depan, hasil audit diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi unit-unit terkait dalam melakukan penyempurnaan proses kerja, meningkatkan kepatuhan terhadap standar, serta memperkuat penerapan budaya mutu, keselamatan, keamanan, lingkungan, dan integritas di seluruh lingkungan perusahaan.
Dengan penguatan tersebut, Pelindo Regional 1 Belawan tidak hanya berupaya memastikan kepatuhan terhadap standar nasional maupun internasional, tetapi juga membangun fondasi tata kelola yang semakin kuat untuk menghadirkan layanan kepelabuhanan yang berkualitas, aman, efisien, dan berkelanjutan.(***)



