BELAWAN, Xnews24.id – Kesiapan menghadapi perubahan organisasi dan kewaspadaan terhadap potensi bencana menjadi perhatian utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Belawan dalam Apel Bulan September 2026.
Apel yang diikuti jajaran manajemen dan pegawai di lingkungan Regional 1 Belawan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat disiplin, koordinasi, kesiapsiagaan, sekaligus memastikan seluruh insan perusahaan tetap fokus memberikan pelayanan terbaik di tengah berbagai dinamika.
Executive General Manager (EGM) Pelindo Regional 1 Belawan, Yusrizal, bertindak sebagai pemimpin apel sekaligus menyampaikan sejumlah arahan strategis kepada seluruh peserta.
Dalam arahannya, Yusrizal menekankan pentingnya kesiapan seluruh insan perusahaan menghadapi proses streamlining yang sedang berjalan di lingkungan perusahaan.
Menurutnya, perubahan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang harus disikapi dengan kesiapan mental, kemampuan beradaptasi, serta komitmen untuk tetap menjaga produktivitas dan kualitas pekerjaan.
“Proses yang berjalan tentu membutuhkan kesiapan dari seluruh insan perusahaan. Kita harus tetap fokus pada pekerjaan, menjaga kinerja, dan mempersiapkan diri untuk dapat beradaptasi dengan perubahan yang ada,” ujar Yusrizal.
Yusrizal Minta Pegawai Pelindo Regional 1 Belawan Tidak Terlena
Yusrizal mengingatkan seluruh pegawai agar tidak menjadikan perubahan organisasi sebagai alasan untuk menurunkan kinerja.
Sebaliknya, setiap insan perusahaan dituntut semakin adaptif, profesional dan mampu menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing.
Kesiapan tersebut dinilai penting untuk memastikan roda operasional dan pelayanan kepelabuhanan di Pelabuhan Belawan tetap berjalan secara optimal.
Koordinasi antarfungsi juga menjadi bagian penting dalam menghadapi setiap perubahan. Dengan komunikasi yang baik dan pemahaman terhadap arah perusahaan, proses transformasi diharapkan dapat berlangsung secara terukur tanpa mengabaikan kualitas pelayanan.
Bencana di Sejumlah Daerah Jadi Pengingat Pentingnya Keselamatan
Selain membahas kesiapan menghadapi perubahan organisasi, Yusrizal turut memberikan perhatian terhadap berbagai kejadian bencana yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.
Kondisi tersebut, kata dia, menjadi pengingat bahwa aspek keselamatan dan kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat tidak boleh diabaikan.
Menurut Yusrizal, kewaspadaan harus dibangun mulai dari lingkungan kerja hingga kehidupan sehari-hari. Setiap pegawai perlu memahami langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi kondisi darurat sehingga respons dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
“Kejadian bencana di sejumlah daerah menjadi pengingat bagi kita untuk selalu waspada. Kesiapsiagaan perlu dimulai dari diri sendiri dan lingkungan kerja, dengan memahami apa yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi darurat dan tetap mengutamakan keselamatan,” tambah Yusrizal.
Pesan tersebut menjadi semakin penting bagi insan perusahaan yang bekerja di lingkungan kepelabuhanan, yang memiliki karakteristik aktivitas operasional dengan berbagai potensi risiko.
Karena itu, budaya keselamatan harus terus dibangun melalui kepatuhan terhadap prosedur, kewaspadaan, komunikasi, serta kesiapan menghadapi keadaan darurat.
Apel Bulanan Jadi Momentum Perkuat Disiplin dan Pelayanan
Pelaksanaan Apel September 2026 tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga menjadi ruang komunikasi langsung antara manajemen dan pegawai Pelindo Regional 1 Belawan.
Melalui apel tersebut, berbagai arahan perusahaan dapat disampaikan secara langsung kepada seluruh insan perusahaan, sekaligus memperkuat kesamaan pemahaman dalam menjalankan tugas.
Di tengah proses perubahan organisasi, kedisiplinan, koordinasi dan profesionalisme menjadi modal penting agar aktivitas kepelabuhanan tetap berjalan lancar.
Pelayanan kepada pengguna jasa juga harus tetap menjadi perhatian utama. Setiap pegawai memiliki peran dalam menjaga keberlangsungan operasional dan memastikan standar pelayanan tetap terjaga.
Pelindo Regional 1 Belawan Perkuat Budaya Adaptif dan Siaga
Arahan yang disampaikan dalam Apel September 2026 memperlihatkan dua hal penting yang menjadi perhatian Pelindo Regional 1 Belawan, yakni kesiapan menghadapi perubahan dan kesiapsiagaan menghadapi risiko.
Keduanya memiliki keterkaitan erat dalam membangun insan perusahaan yang tangguh. Pegawai tidak hanya dituntut mampu beradaptasi terhadap perkembangan organisasi, tetapi juga harus memiliki kepedulian tinggi terhadap keselamatan diri, rekan kerja, lingkungan dan keberlangsungan operasional.
Dengan semangat tersebut, Pelindo Regional 1 Belawan mendorong seluruh insan perusahaan untuk terus meningkatkan kompetensi, menjaga kedisiplinan, memperkuat koordinasi dan menjalankan pekerjaan dengan penuh tanggung jawab.
Apel Bulan September 2026 pun menjadi pengingat bahwa perubahan harus dihadapi dengan kesiapan, sementara keselamatan harus menjadi prioritas bersama.
Melalui penguatan budaya kerja yang adaptif, disiplin dan berorientasi pada keselamatan, Pelindo Regional 1 Belawan berkomitmen menjaga keandalan operasional sekaligus mempertahankan kualitas pelayanan kepelabuhanan di Pelabuhan Belawan.(***)
Redaksi,



