• Jelajahi

    Copyright © XNEWS 24
    Best Viral Premium Blogger Templates

    LOGO

    Ads

    Iklan

    Enam Bulan Mandek, Kasus Penganiayaan di Medan Belawan Belum Berujung Penangkapan, Korban Kecewa

    X News 24
    Kamis, 09 April 2026, April 09, 2026 WIB Last Updated 2026-04-09T11:54:39Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Belawan (Xnews24.id)Kasus dugaan penganiayaan yang dialami Azhar (35), warga Jalan Citarum, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan, hingga kini belum menunjukkan perkembangan berarti meski telah berjalan selama enam bulan.

    Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 27 November 2025, sekitar pukul 16.30 WIB di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan. Saat itu, Azhar bersama istri tengah menjemput kakaknya yang terdampak banjir di kawasan Terjun Marelan.

    Azhar menjelaskan bahwa awalnya perjalanan berjalan lancar tanpa hambatan. Namun, saat kembali melintasi jalan yang sama, mobil yang dikendarainya tiba-tiba dihadang oleh sekelompok orang.

    “Awalnya aman, tapi saat kami kembali, tiba-tiba ada sekelompok warga menghadang dan memukul-mukul mobil saya sambil menuduh yang tidak-tidak,” ujar Azhar, Kamis (9/4/2026).

    Situasi semakin memanas ketika seorang pria yang disebutnya berkepala plontos langsung melakukan pemukulan terhadap dirinya. Sementara itu, dua orang lainnya diduga ikut memprovokasi agar Azhar keluar dari dalam mobil.

    Azhar mengaku berusaha bertahan di dalam kendaraan demi melindungi istri dan anaknya yang ketakutan. Namun, kondisi semakin tidak terkendali hingga kakaknya turun dari mobil untuk melerai.

    “Untungnya kakak saya berhasil melerai dan meminta agar kami diizinkan melintas. Saat itu warga sudah semakin ramai di lokasi,” tambahnya.

    Atas kejadian tersebut, Azhar telah melaporkan kasus ini ke Polres Pelabuhan Belawan dengan nomor laporan: LP/B/939/XI/2025/SPKT/POLRES PEL. BELAWAN/POLDA SUMUT pada 29 November 2025.

    Namun hingga kini, menurut Azhar, belum ada tindakan tegas terhadap terduga pelaku. Ia menyebut bahwa pelaku telah dua kali dipanggil oleh pihak kepolisian, tetapi tidak pernah memenuhi panggilan tersebut.

    “Sudah dua kali dipanggil tapi tidak datang. Seharusnya ada penangkapan, tapi ini seperti dibiarkan. Sudah enam bulan berjalan tanpa kejelasan, padahal pelaku masih berada di rumahnya,” ungkap Azhar dengan nada kecewa.

    Ia berharap aparat penegak hukum segera mengambil tindakan tegas agar pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.

    Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Agus Purnomo, saat dikonfirmasi terkait perkembangan kasus tersebut hanya meminta pihak korban untuk bersabar.

    “Ya, sabar ya. Kasus ini tetap menjadi atensi,” ujarnya singkat melalui sambungan telepon.(**)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini