• Jelajahi

    Copyright © XNEWS 24
    Best Viral Premium Blogger Templates

    LOGO

    Ads

    Pelindo Setor Rp7,81 Triliun ke Negara, Pendapatan Melonjak dan Kinerja Pelabuhan Melesat

    X News 24
    Kamis, 18 Juni 2026, Juni 18, 2026 WIB Last Updated 2026-06-18T12:15:44Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    JAKARTA (XNEWS24.ID) PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo kembali menunjukkan perannya sebagai tulang punggung logistik nasional. Sepanjang tahun buku 2025, perusahaan pelat merah ini menyetor kontribusi sebesar Rp7,81 triliun kepada negara, meningkat 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.


    Kontribusi tersebut berasal dari berbagai sumber, mulai dari pembayaran pajak, dividen, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), hingga pembayaran konsesi. Capaian tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar di Jakarta, Rabu (17/6/2026).


    Tak hanya meningkatkan kontribusi bagi negara, Pelindo juga berhasil mencatatkan pertumbuhan bisnis yang solid di tengah tantangan ekonomi global. Sepanjang 2025, perusahaan membukukan pendapatan usaha sebesar Rp35,48 triliun, atau tumbuh 9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.


    Pertumbuhan tersebut ditopang oleh meningkatnya aktivitas kepelabuhanan, efisiensi operasional, serta keberhasilan transformasi yang terus dijalankan perusahaan di berbagai pelabuhan strategis Indonesia.


    Transformasi Pelindo Berbuah Manis


    Direktur Utama Pelindo, Achmad Muchtasyar, menegaskan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil nyata dari transformasi perusahaan yang fokus pada peningkatan layanan dan produktivitas operasional.

    "Capaian ini merupakan hasil dari upaya transformasi yang terus dijalankan Pelindo untuk meningkatkan kualitas layanan, produktivitas operasional, serta memberikan nilai tambah yang lebih luas bagi negara dan masyarakat," ujar Achmad.


    Menurutnya, transformasi yang dilakukan tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan perusahaan, tetapi juga memperkuat posisi pelabuhan Indonesia dalam mendukung perdagangan dan logistik nasional.


    Arus Peti Kemas Tembus 19,8 Juta TEUs

    Kinerja operasional Pelindo sepanjang 2025 juga menunjukkan tren yang sangat positif.


    Tercatat, arus peti kemas mencapai 19,8 juta TEUs, meningkat 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, arus kapal mencapai 1,42 miliar Gross Tonnage (GT) dan arus penumpang mencapai 20,4 juta orang, masing-masing tumbuh 1 persen dan 5 persen.


    Peningkatan ini menjadi indikator kuat bahwa aktivitas perdagangan dan mobilitas masyarakat melalui pelabuhan terus mengalami pertumbuhan.


    Awal 2026 Makin Moncer

    Momentum pertumbuhan Pelindo berlanjut pada tahun 2026. Hingga Mei 2026, sejumlah indikator operasional kembali mencatatkan kenaikan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.


    Arus peti kemas tercatat mencapai 8,21 juta TEUs, tumbuh 7 persen secara tahunan (YoY). Pertumbuhan tersebut didorong oleh meningkatnya arus peti kemas internasional sebesar 10 persen dan domestik sebesar 4 persen.


    Di sisi lain, kunjungan kapal mencapai 563 juta GT, naik 1 persen, sementara arus penumpang mencapai 9,45 juta orang, tumbuh 7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.


    Pelabuhan Jadi Motor Penggerak Ekonomi Nasional


    Achmad menilai pertumbuhan yang terus berlanjut pada awal tahun 2026 menjadi sinyal positif bahwa sektor logistik dan perdagangan nasional tetap bergerak dinamis meskipun dunia masih menghadapi berbagai tantangan ekonomi dan geopolitik.

    "Pertumbuhan kinerja pada awal tahun 2026 menunjukkan bahwa transformasi Pelindo berada pada jalur yang tepat. Ke depan, kami akan terus memperkuat layanan, meningkatkan daya saing pelabuhan nasional, serta mendukung kelancaran rantai pasok dan pertumbuhan ekonomi Indonesia," tegasnya.


    Fokus Digitalisasi dan Konektivitas Maritim

    Melalui RUPST Tahun Buku 2025, Pelindo juga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program strategis yang berorientasi pada peningkatan kapasitas pelabuhan, digitalisasi layanan, serta penguatan konektivitas maritim nasional.


    Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat arus barang dan penumpang, meningkatkan efisiensi logistik nasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai poros maritim dunia.


    Dengan kontribusi mencapai Rp7,81 triliun kepada negara, pertumbuhan pendapatan yang kuat, serta peningkatan aktivitas pelabuhan di seluruh Indonesia, Pelindo semakin menegaskan perannya sebagai salah satu penggerak utama ekonomi nasional dan penjaga kelancaran rantai pasok Indonesia.(***)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini