Medan /XNEWS24.ID. PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang mengelola terminal nonpetikemas, kembali mencatatkan kinerja operasional yang menggembirakan. Sepanjang Semester I Tahun 2026, arus bongkar muat komoditas curah kering di Branch Belawan mencapai 2,95 juta ton, atau tumbuh 7,66 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar 2,74 juta ton.
Pencapaian tersebut menunjukkan semakin kuatnya peran Pelabuhan Belawan sebagai salah satu pintu gerbang utama distribusi logistik nasional, khususnya dalam mendukung kelancaran pasokan bahan baku industri, energi, serta kebutuhan pangan di wilayah Sumatera dan sekitarnya.
Berbagai komoditas strategis mendominasi aktivitas bongkar muat selama Semester I 2026, di antaranya food and feed, soybean meal, semen, hingga batubara. Meningkatnya arus komoditas tersebut menjadi indikator positif terhadap aktivitas ekonomi dan industri yang terus bergerak dinamis.
Tidak hanya dari sisi volume, produktivitas pelayanan juga mengalami kinerja yang optimal. Pelindo Multi Terminal Belawan berhasil membukukan produktivitas 3.517 ton per ship per day, didukung optimalisasi proses operasional, pemanfaatan fasilitas pelabuhan secara maksimal, digitalisasi layanan, serta sinergi yang erat dengan seluruh pemangku kepentingan.
Branch Manager Pelindo Multi Terminal Belawan, Khoiruddin Lubis, menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan pelabuhan yang semakin cepat, aman, dan andal.
"Pertumbuhan arus curah kering ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui optimalisasi operasional, peningkatan produktivitas, penguatan koordinasi dengan pengguna jasa, serta penerapan aspek keselamatan kerja sehingga layanan yang kami berikan semakin efektif, aman, dan terpercaya," ujar Khoiruddin Lubis.
Menurutnya, perusahaan juga akan terus memperkuat transformasi operasional melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia, pengembangan fasilitas, serta penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sebagai fondasi utama dalam menciptakan layanan pelabuhan berkelas dunia.
Dengan tren pertumbuhan yang terus berlanjut, Pelindo Multi Terminal Belawan optimistis mampu memperkuat daya saing logistik nasional sekaligus mendukung efisiensi rantai pasok Indonesia. Peningkatan kinerja ini diharapkan menjadi katalis bagi pertumbuhan sektor industri, perdagangan, dan investasi, khususnya di kawasan Sumatera, sehingga Pelabuhan Belawan semakin kokoh sebagai salah satu simpul logistik strategis yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.(***)
Redaksi,



