Medan (Xnews24.id) Industri fesyen Sumatera Utara kembali menunjukkan taringnya. Desainer binaan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1, Safina Fashion, sukses mencuri perhatian dalam ajang bergengsi Medan Fashion Trend 2026 bertajuk "Circular Fashion Movement: From Invisible to Iconic" yang digelar di Laguna Atrium Delipark Mall Medan, Kamis (23/7).
Dalam perhelatan yang menjadi magnet bagi pelaku industri mode, desainer, komunitas kreatif, hingga pecinta fesyen tersebut, Safina Fashion tampil memukau melalui kolaborasi eksklusif bersama Wien Collection. Keduanya menghadirkan koleksi busana yang memadukan kekayaan budaya lokal, sentuhan modern, serta konsep sustainable fashion (fesyen berkelanjutan) yang kini menjadi tren dunia.
Penampilan tersebut mendapat apresiasi dari para pengunjung karena berhasil mengangkat identitas budaya dalam balutan desain elegan dan inovatif. Kehadiran Safina Fashion juga menjadi bukti bahwa desainer lokal binaan BUMN mampu bersaing di panggung fesyen yang semakin kompetitif.
Keikutsertaan Safina Fashion bukan sekadar mengikuti ajang peragaan busana, tetapi juga menjadi simbol keberhasilan program pembinaan Pelindo Regional 1 dalam melahirkan pelaku ekonomi kreatif yang memiliki kualitas, karakter, dan daya saing tinggi.
Manager Hukum dan Humas Pelindo Regional 1, Fadillah Haryono, menegaskan bahwa perusahaan terus berkomitmen mendukung pengembangan talenta kreatif sebagai bagian dari kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.
"Pelindo Regional 1 percaya bahwa industri kreatif memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu kami terus menghadirkan berbagai program pembinaan agar para pelaku UMKM dan desainer lokal memiliki kesempatan berkembang, meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan pemasaran, hingga mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. Kehadiran Safina Fashion bersama Wien Collection di Medan Fashion Trend 2026 menjadi bukti bahwa hasil pembinaan mampu melahirkan karya-karya berkualitas yang membanggakan Sumatera Utara," ujar Fadillah Haryono.
Ia menambahkan, Pelindo tidak hanya berfokus pada pengembangan sektor kepelabuhanan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam menciptakan masyarakat yang mandiri dan produktif melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
"Kami berharap semakin banyak talenta kreatif yang tumbuh dari program pembinaan Pelindo. Kolaborasi antara BUMN, pemerintah, komunitas, dan pelaku industri kreatif merupakan fondasi penting untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif yang kuat, berkelanjutan, dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah," tambahnya.
Ajang Medan Fashion Trend 2026 sendiri menjadi wadah strategis bagi para desainer untuk memperkenalkan karya terbaik kepada publik sekaligus membuka peluang kerja sama dengan buyer, investor, maupun pelaku industri fesyen dari berbagai daerah.
Melalui tema "Circular Fashion Movement: From Invisible to Iconic", kegiatan ini mengajak seluruh pelaku industri mode untuk mengedepankan inovasi, keberlanjutan, serta pemanfaatan sumber daya secara bertanggung jawab. Konsep tersebut sejalan dengan semangat Pelindo Regional 1 yang terus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan usaha kreatif yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi tinggi.
Partisipasi Safina Fashion bersama Wien Collection di panggung Medan Fashion Trend 2026 menjadi bukti nyata bahwa karya anak bangsa mampu tampil sejajar dengan desainer ternama. Dengan dukungan berkelanjutan dari Pelindo Regional 1, diharapkan semakin banyak produk fesyen lokal yang mampu menembus pasar nasional hingga internasional, sekaligus mengangkat nama Sumatera Utara sebagai salah satu pusat lahirnya industri kreatif Indonesia yang inovatif dan berkelas dunia.
Redaksi,



