JAKARTA/XNEWS 24.ID. PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo kembali menorehkan prestasi gemilang. Di bawah arahan strategis Danantara Indonesia, transformasi besar-besaran yang dijalankan perusahaan berhasil mendongkrak kinerja keuangan dan operasional secara signifikan sepanjang Semester I 2026.
Pelindo membukukan laba periode berjalan sebesar Rp2,57 triliun, melonjak sekitar 60,44 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Capaian impresif tersebut menjadi bukti bahwa langkah transformasi yang berfokus pada efisiensi organisasi, penguatan bisnis inti, digitalisasi layanan, serta pengelolaan portofolio yang lebih terarah mampu memberikan hasil nyata bagi perusahaan pelat merah pengelola pelabuhan terbesar di Indonesia.
Tak hanya mencatat lonjakan laba, aktivitas operasional Pelindo juga terus menunjukkan tren positif. Hingga Juni 2026, arus peti kemas mencapai 9,96 juta TEUs, meningkat sekitar 7 persen secara tahunan. Pertumbuhan tersebut mencerminkan semakin kuatnya aktivitas perdagangan dan distribusi logistik nasional yang dilayani melalui jaringan pelabuhan Pelindo.
Direktur Utama Pelindo, Achmad Muchtasyar, menegaskan bahwa pertumbuhan laba perusahaan merupakan hasil dari kombinasi peningkatan pendapatan operasional dan pengelolaan biaya yang semakin efisien.
"Pertumbuhan laba Pelindo ditopang oleh kombinasi antara peningkatan pendapatan yang sejalan dengan pertumbuhan kinerja operasional dan pengendalian beban usaha yang lebih disiplin," ujar Achmad.
Menurutnya, keberhasilan ini merupakan bagian dari implementasi transformasi korporasi yang terus diperkuat bersama Danantara Indonesia. Salah satu agenda strategis yang kini dijalankan adalah corporate streamlining atau penyederhanaan struktur perusahaan guna menciptakan tata kelola yang lebih efektif dan adaptif terhadap dinamika bisnis.
Dengan struktur organisasi yang lebih ramping, proses pengambilan keputusan menjadi lebih cepat, biaya operasional dapat ditekan, serta potensi duplikasi fungsi antarperusahaan dalam grup dapat diminimalkan.
"Penyederhanaan struktur korporasi diarahkan untuk membangun tata kelola yang lebih efektif, mempercepat proses pengambilan keputusan, serta mengurangi duplikasi fungsi dan transaksi antarperusahaan di dalam grup. Dengan struktur yang lebih sederhana, setiap entitas dapat semakin fokus pada bisnis inti dan penciptaan nilai," jelas Achmad.
Transformasi Pelindo juga diwujudkan melalui berbagai langkah strategis, mulai dari standardisasi layanan kepelabuhanan, digitalisasi proses bisnis, peningkatan produktivitas terminal, hingga optimalisasi sistem perencanaan dan pengendalian operasi. Seluruh upaya tersebut bertujuan meningkatkan efisiensi layanan sekaligus memperkuat daya saing pelabuhan Indonesia di tingkat regional maupun global.
Selain itu, Pelindo terus mempercepat pengembangan jaringan pelabuhan berbasis hub and spoke, memperluas integrasi dengan kawasan industri, pusat logistik, serta berbagai moda transportasi darat, laut, dan kereta api. Strategi ini diyakini akan memperkuat konektivitas nasional sekaligus menurunkan biaya logistik yang selama ini menjadi tantangan dalam meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia.
"Melalui pengembangan jaringan dan integrasi layanan tersebut, kami ingin memperkuat peran pelabuhan sebagai simpul utama logistik nasional sekaligus menciptakan konektivitas arus barang yang semakin efisien," pungkas Achmad.
Optimisme Menuju Pelabuhan Berkelas Dunia
Kinerja cemerlang Semester I 2026 menjadi sinyal kuat bahwa transformasi yang dijalankan Pelindo mulai memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas, efisiensi, serta profitabilitas perusahaan. Dengan dukungan Danantara Indonesia, Pelindo optimistis mampu mempercepat modernisasi pelabuhan nasional sekaligus memperkokoh posisinya sebagai penggerak utama rantai logistik Indonesia.
Ke depan, berbagai program transformasi dan inovasi diproyeksikan terus berlanjut guna menghadirkan layanan kepelabuhanan yang semakin cepat, terintegrasi, efisien, dan berdaya saing global, sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan.
Redaksi,



