Banyuwangi/XNEWS24.ID. PT Pelindo Multi Terminal, subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang fokus pada pengelolaan terminal nonpetikemas, kembali mencatatkan kinerja impresif pada Semester I Tahun 2026. Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, berhasil membukukan lonjakan signifikan pada arus bongkar muat komoditas curah, menegaskan perannya sebagai salah satu simpul logistik strategis di kawasan timur Pulau Jawa.
Data operasional menunjukkan arus curah cair mencapai 687.020 ton hingga Juni 2026, meningkat drastis dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat 354.855 ton. Kenaikan hampir 94 persen ini menjadi indikator semakin tingginya kepercayaan pengguna jasa terhadap pelayanan Pelindo Multi Terminal Branch Tanjung Wangi.
Komoditas yang mendominasi layanan curah cair adalah Bahan Bakar Minyak (BBM) yang memiliki peran vital dalam menjaga kelancaran distribusi energi nasional. Peningkatan volume tersebut turut didukung produktivitas pelayanan yang mencapai 2.416 ton per ship per day, mencerminkan efisiensi operasional, optimalisasi fasilitas pelabuhan, serta penerapan standar kerja yang konsisten.
Tak hanya pada segmen curah cair, kinerja positif juga terlihat pada layanan curah kering. Hingga Semester I Tahun 2026, volume curah kering mencapai 141.756 ton, atau tumbuh 24,86 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Komoditas utama yang dilayani meliputi pupuk curah, gypsum, dan slag, yang menjadi bagian penting dalam rantai pasok sektor industri, konstruksi, dan pertanian.
Branch Manager Pelindo Multi Terminal Tanjung Wangi, Eko Budyasmoro, mengatakan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan operasional secara berkelanjutan.
"Kami berupaya memastikan setiap proses operasional berjalan dengan baik melalui peningkatan koordinasi, pemanfaatan fasilitas secara optimal, serta penerapan aspek keselamatan dan kesehatan kerja dalam setiap aktivitas. Dengan demikian, layanan yang diberikan dapat memenuhi kebutuhan pengguna jasa secara lebih efektif," ujar Eko.
Menurutnya, pertumbuhan arus barang tidak hanya mencerminkan meningkatnya aktivitas logistik di Pelabuhan Tanjung Wangi, tetapi juga menjadi bukti bahwa transformasi pelayanan yang dilakukan Pelindo Multi Terminal mampu memberikan nilai tambah bagi para pengguna jasa.
Ke depan, Pelindo Multi Terminal Branch Tanjung Wangi akan terus memperkuat daya saing melalui peningkatan kapasitas operasional, modernisasi fasilitas, pengembangan kompetensi sumber daya manusia, serta penerapan layanan yang semakin andal, aman, dan efisien.
Dengan tren pertumbuhan yang terus meningkat, Pelabuhan Tanjung Wangi diproyeksikan menjadi salah satu gerbang logistik unggulan di Indonesia bagian timur yang mampu mendukung kelancaran distribusi barang, memperkuat konektivitas nasional, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.
Pencapaian positif pada Semester I Tahun 2026 ini menjadi bukti nyata bahwa transformasi operasional Pelindo Multi Terminal tidak hanya meningkatkan efisiensi pelayanan pelabuhan, tetapi juga memperkokoh posisi Pelabuhan Tanjung Wangi sebagai infrastruktur logistik strategis yang siap menjawab kebutuhan industri dan perdagangan di masa depan.
Redaksi.



