KUALA TANJUNG/ XNEWS24.ID. PT Prima Pengembangan Kawasan (PT PPK) mengambil langkah strategis untuk memperkuat arah bisnis perusahaan melalui reposisi kegiatan usaha. Langkah tersebut dibahas dalam rapat bersama PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PSL) selaku induk usaha di Kantor PT PPK, Kuala Tanjung, Selasa (15/9/2026).
Rapat pembahasan reposisi kegiatan usaha ini menjadi momentum penting bagi PT PPK untuk menyelaraskan portofolio dan model bisnis dengan perkembangan industri logistik, pengembangan kawasan, serta peluang usaha yang berkembang di lingkungan Pelindo Grup.
Pertemuan tersebut dipimpin Direktur PT Prima Pengembangan Kawasan, Dr. Sutanto, dan dihadiri jajaran manajemen PT PPK. Dari PT Pelindo Sinergi Lokaseva, hadir SVP Pembinaan Anak Usaha Yogi Fetriansyah, VP Pengembangan Bisnis Krishna Aditama, serta VP Pemasaran dan Pelayanan Pelanggan Kurnia P. Nasution.
Dalam forum tersebut, PT PPK dan PT PSL membahas berbagai aspek strategis terkait reposisi kegiatan usaha, mulai dari identifikasi potensi bisnis, optimalisasi peran anak perusahaan, hingga peluang kolaborasi yang dapat memperkuat pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.
Reposisi tersebut menjadi bagian dari upaya PT PPK untuk memastikan arah pengembangan perusahaan semakin fokus dan adaptif terhadap dinamika industri. Di sisi lain, langkah ini juga diarahkan untuk meningkatkan kemampuan perusahaan dalam menangkap peluang bisnis yang muncul seiring berkembangnya Kawasan Industri Kuala Tanjung dan ekosistem logistik nasional.
Sutanto: Reposisi Bukan Sekadar Penyesuaian Portofolio
Direktur PT Prima Pengembangan Kawasan, Dr. Sutanto, menegaskan bahwa reposisi kegiatan usaha tidak hanya dimaknai sebagai penyesuaian portofolio bisnis. Lebih dari itu, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat fondasi perusahaan agar memiliki arah pengembangan yang lebih terukur dan mampu menciptakan nilai tambah.
“Reposisi kegiatan usaha menjadi momentum bagi PT PPK untuk memperkuat fondasi bisnis perusahaan. Dengan dukungan dan sinergi bersama PT PSL, kami optimistis dapat mengembangkan potensi usaha yang selaras dengan kebutuhan kawasan dan ekosistem Pelindo Grup,” ujar Sutanto.
Menurutnya, penyelarasan kegiatan usaha menjadi penting agar PT PPK dapat menjalankan perannya secara lebih optimal sekaligus merespons perubahan kebutuhan industri.
Pembahasan bersama PT PSL juga membuka ruang untuk melihat kembali potensi bisnis yang dapat dikembangkan PT PPK, baik melalui penguatan kegiatan usaha yang sudah berjalan maupun eksplorasi peluang baru yang memiliki keterkaitan dengan pengembangan kawasan dan rantai logistik.
PT PSL Dorong Positioning Bisnis PT PPK Semakin Jelas
Sementara itu, SVP Pembinaan Anak Usaha PT Pelindo Sinergi Lokaseva, Yogi Fetriansyah, menekankan pentingnya penyelarasan strategi antara induk usaha dan anak perusahaan.
Menurut Yogi, kejelasan positioning bisnis menjadi salah satu aspek penting agar PT PPK dapat menjalankan fungsi dan perannya secara optimal di tengah dinamika bisnis yang terus berkembang.
“Reposisi ini merupakan bagian dari proses penguatan bisnis yang dilakukan secara terukur. Harapannya, PT PPK dapat memiliki positioning usaha yang semakin jelas, sehingga mampu menangkap peluang bisnis baru dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi Pelindo Grup,” ujar Yogi.
Sinergi antara PT PPK dan PT PSL diharapkan tidak berhenti pada pembahasan strategis, tetapi berlanjut dalam proses penyusunan dan implementasi arah pengembangan usaha yang lebih konkret.
Koordinasi antara kedua perusahaan akan terus diperkuat untuk memastikan setiap peluang bisnis dapat dikaji secara optimal dengan mempertimbangkan kebutuhan kawasan, potensi pasar, serta peran PT PPK dalam ekosistem usaha Pelindo Grup.
Dorong Pengembangan Kuala Tanjung dan Ekosistem Logistik
Melalui diskusi yang konstruktif, PT Prima Pengembangan Kawasan dan PT Pelindo Sinergi Lokaseva sepakat untuk memperkuat koordinasi dalam penyusunan arah pengembangan usaha PT PPK.
Langkah tersebut diharapkan menjadi landasan bagi lahirnya model bisnis yang semakin kompetitif, adaptif, dan berkelanjutan.
Dalam konteks yang lebih luas, penguatan bisnis PT PPK juga memiliki keterkaitan dengan pengembangan Kawasan Industri Kuala Tanjung sebagai salah satu kawasan yang berada dalam ekosistem logistik dan industri.
Optimalisasi potensi kawasan membutuhkan sinergi berbagai entitas usaha, termasuk dalam menciptakan layanan dan aktivitas bisnis yang mampu mendukung konektivitas industri, logistik, serta kebutuhan pelaku usaha.
Karena itu, reposisi kegiatan usaha PT PPK menjadi bagian dari proses memperjelas peran perusahaan sekaligus membuka ruang pengembangan bisnis yang lebih terarah.
Rapat tersebut sekaligus menegaskan komitmen PT Prima Pengembangan Kawasan dan PT Pelindo Sinergi Lokaseva untuk membangun kolaborasi yang berorientasi pada pertumbuhan, inovasi, efisiensi, dan penciptaan nilai.
Dengan arah usaha yang semakin terukur serta dukungan sinergi dalam lingkungan Pelindo Grup, PT PPK diharapkan mampu memperkuat kontribusinya dalam pengembangan kawasan dan mendukung terbentuknya ekosistem logistik yang semakin terintegrasi di Kuala Tanjung.(***)
Redaksi



