• Jelajahi

    Copyright © XNEWS 24
    Best Viral Premium Blogger Templates

    LOGO

    Ads

    PT PPK Perkuat Tata Kelola dan Integritas Lewat ISO 9001:2015 dan ISO 37001:2025, Dukung Pengembangan Kawasan Industri Kuala Tanjung

    X News 24
    Rabu, 28 Oktober 2026, Oktober 28, 2026 WIB Last Updated 2026-10-28T16:27:38Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    MEDAN / XNEWS24.ID. PT Prima Pengembangan Kawasan (PT PPK), bagian dari Pelindo Group, terus memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan kualitas proses bisnis, dan membangun budaya kerja berintegritas melalui kegiatan konsultansi dan sertifikasi ISO 9001:2015 serta ISO 37001:2025, Senin (26/10/2026).


    Langkah strategis ini menjadi bagian dari upaya PT PPK dalam meningkatkan efektivitas sistem manajemen mutu sekaligus memperkuat sistem manajemen anti penyuapan sebagai fondasi penerapan Good Corporate Governance (GCG). Penguatan tersebut juga diarahkan untuk mendukung kesiapan proses bisnis perusahaan dalam pengembangan Kawasan Industri Kuala Tanjung (KIKT).


    Penerapan kedua standar internasional tersebut tidak hanya berorientasi pada pemenuhan persyaratan sertifikasi, tetapi juga mendorong pembentukan sistem kerja yang lebih terstruktur, transparan, konsisten, dan akuntabel. Dengan demikian, setiap proses bisnis diharapkan memiliki standar pelaksanaan yang jelas, pembagian tanggung jawab yang terukur, serta mekanisme pengendalian yang mendukung perbaikan berkelanjutan.


    ISO 9001:2015, Perkuat Mutu dan Efektivitas Proses Bisnis

    ISO 9001:2015 merupakan standar internasional untuk sistem manajemen mutu yang menitikberatkan pada konsistensi proses, pemenuhan persyaratan, kepuasan pelanggan, serta peningkatan kinerja secara berkelanjutan.


    Melalui konsultansi standar tersebut, PT PPK berupaya mengevaluasi dan menyempurnakan sistem kerja agar pelaksanaan kegiatan usaha berjalan sesuai prosedur, sasaran, dan ketentuan yang telah ditetapkan.


    Penguatan sistem manajemen mutu juga diharapkan membantu perusahaan mengidentifikasi potensi ketidaksesuaian, meningkatkan efektivitas proses internal, serta memperjelas mekanisme pemantauan dan evaluasi kinerja.


    Dengan sistem yang terukur, perusahaan memiliki landasan yang lebih kuat untuk membangun proses bisnis yang profesional dan adaptif terhadap kebutuhan pengembangan kawasan industri.


    ISO 37001:2025, Tegaskan Komitmen Pencegahan Penyuapan

    Selain sistem manajemen mutu, PT PPK juga memperkuat aspek integritas melalui konsultansi ISO 37001:2025, yakni standar sistem manajemen anti penyuapan.


    Standar ini menjadi kerangka bagi organisasi untuk mengidentifikasi, mencegah, mendeteksi, dan menangani risiko penyuapan melalui kebijakan, prosedur, serta pengendalian yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.


    Bagi PT PPK, penguatan sistem manajemen anti penyuapan merupakan langkah penting dalam membangun lingkungan kerja yang menjunjung tinggi integritas, etika bisnis, kepatuhan, dan tanggung jawab.


    Penerapannya diharapkan mampu memperkuat pengendalian internal serta mendorong setiap insan perusahaan untuk menjalankan tugas secara profesional, menghindari benturan kepentingan, dan mematuhi ketentuan yang berlaku.


    Dengan pendekatan tersebut, integritas tidak hanya menjadi prinsip yang tertuang dalam kebijakan perusahaan, tetapi juga menjadi bagian dari budaya kerja dan pengambilan keputusan sehari-hari.


    Konsultansi ISO Jadi Tahap Evaluasi Menuju Sertifikasi

    Kegiatan konsultansi kedua standar tersebut juga menjadi momentum bagi PT PPK untuk meninjau efektivitas sistem manajemen yang telah berjalan sekaligus mengidentifikasi aspek-aspek yang masih perlu disempurnakan.


    Proses ini dapat mencakup evaluasi dokumen dan prosedur, identifikasi kesenjangan terhadap persyaratan standar, pemetaan risiko, serta penyusunan rencana tindakan perbaikan sebagai bagian dari persiapan menuju sertifikasi.


    Pendekatan evaluatif tersebut penting agar penerapan sistem manajemen tidak berhenti pada kelengkapan administrasi, melainkan benar-benar terintegrasi dengan proses operasional perusahaan.


    Keberhasilan sistem manajemen pada akhirnya ditentukan oleh konsistensi pelaksanaan, efektivitas pengawasan, keterlibatan seluruh unsur organisasi, serta kemampuan perusahaan melakukan perbaikan secara berkesinambungan.


    Perkuat GCG dan Pengendalian Risiko Perusahaan

    Penguatan sistem manajemen mutu dan anti penyuapan memiliki keterkaitan erat dengan penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG), yang meliputi transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran.


    Tata kelola perusahaan yang baik tidak cukup diwujudkan melalui kebijakan tertulis. Diperlukan pula sistem pengendalian yang efektif, pembagian kewenangan yang jelas, kepatuhan terhadap prosedur, serta evaluasi berkala untuk memastikan kebijakan diterapkan secara konsisten.


    Melalui penguatan ISO 9001:2015 dan ISO 37001:2025, PT PPK berupaya membangun sistem manajemen yang mendukung peningkatan kualitas layanan sekaligus meminimalkan risiko operasional dan risiko penyuapan.


    Langkah tersebut menjadi relevan dalam pengelolaan dan pengembangan kawasan industri yang membutuhkan proses bisnis profesional, kepastian prosedur, serta kepercayaan dari para pemangku kepentingan.


    Dukung Pengembangan Kawasan Industri Kuala Tanjung

    Sebagai bagian dari Pelindo Group, PT PPK memiliki peran dalam mendukung pengembangan Kawasan Industri Kuala Tanjung (KIKT), yang menjadi salah satu bagian penting dari potensi pengembangan industri dan logistik di Sumatera Utara.


    Dalam konteks tersebut, penguatan sistem manajemen menjadi salah satu fondasi untuk mempersiapkan proses bisnis yang lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan.


    Kualitas tata kelola dan integritas perusahaan merupakan aspek penting dalam membangun kepercayaan pemangku kepentingan, mendukung pengelolaan risiko, serta menciptakan lingkungan usaha yang profesional.


    Penerapan standar internasional diharapkan dapat membantu PT PPK menyelaraskan proses internal dengan kebutuhan pengembangan perusahaan, sekaligus memperkuat kesiapan organisasi dalam menghadapi tantangan bisnis dan tuntutan tata kelola yang semakin tinggi.


    Bangun Budaya Mutu dan Integritas Secara Berkelanjutan

    Melalui kegiatan konsultansi dan proses sertifikasi ISO tersebut, PT PPK menegaskan arah penguatan sistem manajemen yang bertumpu pada kualitas, integritas, kepatuhan, dan perbaikan berkelanjutan.


    Upaya ini diharapkan menjadi bagian dari transformasi proses bisnis perusahaan agar semakin profesional, transparan, dan akuntabel, sekaligus memperkuat penerapan GCG di lingkungan perusahaan.


    Dengan fondasi sistem manajemen yang semakin terarah, PT PPK berupaya mendukung pengembangan Kawasan Industri Kuala Tanjung secara berkelanjutan serta berkontribusi terhadap penguatan ekosistem industri dan logistik nasional.


    Penguatan mutu dan pencegahan penyuapan pun menjadi dua aspek penting yang perlu berjalan beriringan: memastikan proses bisnis dilaksanakan secara efektif sekaligus menjaga agar setiap aktivitas perusahaan berlandaskan integritas dan kepatuhan.(***)

    Redaksi 
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini