MEDAN –XNEWS24.ID. PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kali ini, perusahaan menghadirkan program Jamur Berdaya HUB, sebuah inisiatif pengembangan budidaya jamur tiram yang diarahkan untuk membuka peluang usaha produktif, meningkatkan keterampilan masyarakat, sekaligus menumbuhkan jiwa kewirausahaan generasi muda.
Langkah konkret tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Budidaya Jamur Berdaya HUB di SMK Muhammadiyah 4, Rabu (28/10/2026). Kegiatan ini menjadi pintu awal memperkenalkan budidaya jamur tiram sebagai salah satu potensi ekonomi kreatif yang dapat dikembangkan menjadi usaha mandiri, baik dalam skala rumah tangga maupun kelompok masyarakat.
Program Jamur Berdaya HUB tidak sekadar memperkenalkan teknik budidaya, tetapi juga dirancang sebagai pusat pembelajaran, pengembangan produksi, dan kemitraan usaha. Melalui program ini, masyarakat dibekali wawasan mengenai proses budidaya jamur tiram, pengembangan hasil produksi, hingga peluang pengolahan produk bernilai tambah berbahan dasar jamur.
VP TJSL Pelindo Multi Terminal, Zulhendri, menegaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan pemberdayaan masyarakat yang memiliki dampak ekonomi berkelanjutan, khususnya dengan melibatkan generasi muda sebagai penggerak perubahan.
Menurutnya, momentum Hari Sumpah Pemuda menjadi kesempatan penting untuk membangun semangat kreativitas, inovasi, dan kemandirian ekonomi di kalangan anak muda.
“Bertepatan dengan momentum Hari Sumpah Pemuda, kami ingin mengajak generasi muda untuk terus menumbuhkan semangat berkarya, berinovasi, dan mengambil peran dalam membangun perekonomian masyarakat. Melalui Program Jamur Berdaya HUB, kami berharap anak-anak muda dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru, menumbuhkan keberanian untuk berwirausaha, serta lebih kreatif dalam melihat peluang usaha dari potensi yang ada di lingkungan sekitarnya. Dengan demikian, generasi muda tidak hanya menjadi bagian dari perubahan, tetapi juga dapat menjadi penggerak bagi tumbuhnya kemandirian ekonomi masyarakat,” ujar Zulhendri.
Program yang diinisiasi Pelindo Multi Terminal bersama Baitulmaal Muamalat (BMM) Sumatera Utara ini juga diarahkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap sarana dan prasarana budidaya, meningkatkan kapasitas produksi dan pemasaran, serta membangun kelembagaan kelompok usaha agar mampu berkembang secara mandiri dan berkesinambungan.
Berdasarkan rencana pelaksanaannya, tahap awal program pada Oktober hingga Desember 2026 difokuskan pada sosialisasi dan edukasi di tiga kecamatan di Kota Medan, yakni Medan Belawan, Medan Marelan, dan Medan Labuhan.
Selanjutnya, program akan diarahkan pada pengembangan fasilitas budidaya serta pendampingan secara berkelanjutan. Tahapan ini diharapkan mampu memperkuat kemampuan masyarakat dalam meningkatkan produksi, mengembangkan pemasaran, dan membentuk kelompok usaha produktif yang memiliki prospek ekonomi jangka panjang.
Kegiatan sosialisasi tersebut turut dihadiri VP TJSL Pelindo Multi Terminal Zulhendri, Head Regional Office BMM Sumatera Utara Budi Syahputra, perwakilan Yayasan Bang Haris Syariah Mandiri (BHSM) sebagai narasumber, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Saiful Famar, serta Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 4, Sopiah.
Keterlibatan lembaga pendamping, institusi pendidikan, dan perusahaan menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan edukasi serta membuka akses generasi muda terhadap keterampilan kewirausahaan berbasis potensi lokal.
Melalui Jamur Berdaya HUB, Pelindo Multi Terminal ingin memastikan bahwa program TJSL tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan mampu menghadirkan manfaat nyata melalui peningkatan kapasitas, terbukanya peluang usaha, dan tumbuhnya kemandirian ekonomi masyarakat.
Inisiatif ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung penguatan ekonomi kerakyatan di sekitar wilayah operasional pelabuhan. Dengan kolaborasi dan pendampingan yang berkelanjutan, budidaya jamur tiram diharapkan berkembang menjadi salah satu sumber ekonomi produktif yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat Medan, khususnya di kawasan Belawan, Marelan, dan Labuhan.
Pelindo Multi Terminal berkomitmen untuk terus mendorong program pemberdayaan masyarakat yang produktif, inklusif, dan berkelanjutan, sehingga kehadiran perusahaan tidak hanya memberikan kontribusi terhadap sektor kepelabuhanan, tetapi juga turut menggerakkan roda perekonomian masyarakat.(**)
Redaksi



