MEDAN/XNEWS24.ID. Akses pendidikan bagi generasi muda di kawasan Belawan, Kota Medan, mendapat dorongan baru. PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 mendukung pembangunan sekolah menengah pertama (SMP) negeri melalui penyediaan lahan seluas sekitar 5.000 meter persegi. Proyek yang melibatkan PT Belawan New Container Terminal (BNCT), Pemerintah Kota Medan, dan DP World Foundation ini ditargetkan mulai dibangun pada 2027 dan beroperasi pada 2028.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari inisiatif Classrooms of Hope dalam program Tumbuh Bersama, yang mengedepankan kolaborasi lintas sektor untuk memperluas akses pendidikan dan mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi masyarakat di sekitar kawasan Pelabuhan Belawan.
Komitmen pembangunan sekolah ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dan seremoni peletakan batu pertama (groundbreaking). Inisiatif ini mempertemukan peran perusahaan, pemerintah daerah, dan mitra internasional dalam mendukung penyediaan fasilitas pendidikan bagi masyarakat.
Pelindo Sediakan Lahan, DP World Foundation Dukung Pendanaan
Dalam kolaborasi ini, Pelindo Regional 1 berperan menyediakan lahan seluas kurang lebih 5.000 meter persegi sebagai lokasi pembangunan sekolah. Sementara itu, pendanaan pembangunan gedung berasal dari DP World Foundation melalui BNCT.
Pembangunan dijadwalkan dimulai pada 2027 dengan estimasi waktu pengerjaan selama 10–12 bulan. Setelah pembangunan selesai, gedung sekolah akan diserahkan kepada Pemerintah Kota Medan untuk dikelola sebagai SMP negeri, dengan target operasional pada 2028.
Kehadiran sekolah baru ini diharapkan dapat memperluas pilihan akses pendidikan bagi anak-anak di Belawan, sekaligus mendukung tersedianya fasilitas belajar yang lebih memadai. Pembangunan tersebut juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat fondasi pendidikan di kawasan yang memiliki peran penting dalam kegiatan kepelabuhanan dan logistik Sumatera Utara.
Kolaborasi Pelindo, Pemko Medan, BNCT, dan Mitra Internasional
Kegiatan penandatanganan MoU dan peletakan batu pertama tersebut dihadiri Direktur Hubungan Kelembagaan Pelindo Hendri Ginting, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Republik Indonesia H.E. Abdulla Salem AlDhaheri, President Director BNCT Suffian Manaf, serta Executive Vice President of People DP World Asia Pacific Gaylynne Neill.
Sejumlah perwakilan pemerintah dan mitra strategis lainnya turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai wujud dukungan terhadap pembangunan fasilitas pendidikan di Belawan.
Direktur Hubungan Kelembagaan Pelindo, Hendri Ginting, mengatakan bahwa dukungan terhadap pembangunan SMP tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional pelabuhan.
“Pelindo memandang pendidikan sebagai salah satu fondasi penting dalam membangun masyarakat yang lebih maju dan berdaya saing. Melalui penyediaan lahan untuk pembangunan sekolah ini, kami berharap dapat mendukung perluasan akses pendidikan bagi masyarakat Belawan sekaligus membuka peluang yang lebih baik bagi generasi muda untuk meraih masa depan,” ujar Hendri.
Menurutnya, sinergi antara Pelindo, BNCT, Pemerintah Kota Medan, dan DP World Foundation menunjukkan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Kerja sama tersebut diharapkan mampu menghadirkan manfaat yang tidak hanya dirasakan dari sisi pembangunan fisik, tetapi juga dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Pembangunan Pelabuhan Harus Sejalan dengan Kemajuan Masyarakat
Bagi Pelindo, pengembangan kawasan pelabuhan tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kapasitas operasional, kelancaran arus logistik, dan pertumbuhan ekonomi. Kemajuan kawasan juga perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat yang tinggal di sekitarnya.
Melalui dukungan penyediaan lahan untuk pembangunan SMP di Belawan, Pelindo Regional 1 memperkuat peran sosial perusahaan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia. Pendidikan menjadi salah satu aspek penting karena dapat membuka kesempatan lebih luas bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan mempersiapkan masa depan.
Program Classrooms of Hope dalam inisiatif Tumbuh Bersama diharapkan menjadi contoh kolaborasi yang menghubungkan pertumbuhan kawasan industri dan pelabuhan dengan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk pendidikan.
Dengan target pembangunan mulai 2027 dan operasional pada 2028, proyek ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperluas akses pendidikan di Belawan. Kolaborasi Pelindo, BNCT, Pemerintah Kota Medan, dan DP World Foundation sekaligus menegaskan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Melalui pembangunan SMP baru ini, dukungan terhadap pendidikan di Belawan diharapkan tidak hanya menghadirkan gedung sekolah, tetapi juga membuka peluang lebih besar bagi generasi muda untuk tumbuh, belajar, dan meraih masa depan yang lebih baik.(**)
Redaksi



