• Jelajahi

    Copyright © XNEWS 24
    Best Viral Premium Blogger Templates

    LOGO

    Ads

    360 Personel PMT Bergerak Perkuat Improvement Operasional Terminal 1 Belawan

    X News 24
    Rabu, 30 September 2026, September 30, 2026 WIB Last Updated 2026-10-01T02:05:22Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    BELAWAN / XNEWS24.ID.  PT Prima Multi Terminal (PMT) mengerahkan 360 personel dalam rangkaian rapat koordinasi tindak lanjut improvement operasional Terminal 1 Belawan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas fungsi sekaligus memastikan berbagai hasil evaluasi operasional dapat ditindaklanjuti secara konkret di lapangan.


    Rangkaian kegiatan dilaksanakan secara bertahap pada 24, 28, 30 September hingga 2 Oktober 2026 di Terminal 1 Belawan. Kegiatan melibatkan personel yang bersentuhan langsung dengan aktivitas operasional terminal, mulai dari fungsi Planning & Control, operator Rubber Tyred Gantry (RTG), operator Head Truck (HT), petugas lapangan, hingga tim teknik dan mekanik.


    Keterlibatan ratusan personel tersebut menunjukkan bahwa upaya peningkatan operasional Terminal 1 Belawan tidak hanya bertumpu pada satu fungsi, tetapi membutuhkan koordinasi menyeluruh dari berbagai lini yang saling berkaitan.


    Rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari evaluasi operasional Terminal 1 yang sebelumnya membahas kondisi kegiatan operasional, kesiapan peralatan, kendala yang ditemukan di lapangan, serta langkah perbaikan yang perlu dilakukan oleh masing-masing fungsi.


    Evaluasi Lapangan Jadi Dasar Perbaikan

    Manager Pengelolaan Operasi Terminal 1 PT Prima Multi Terminal, Harlem Susanto Purba, mengatakan koordinasi dilakukan untuk membahas berbagai persoalan operasional secara langsung bersama fungsi-fungsi yang berkaitan dengan aktivitas di lapangan.

    “Kegiatan ini menjadi forum untuk melihat kembali kondisi operasional di lapangan, termasuk kendala yang dihadapi dan kesiapan peralatan. Dari situ, masing-masing fungsi bisa menyampaikan kondisi yang dihadapi sekaligus menentukan tindak lanjut yang diperlukan,” ujar Harlem.


    Menurutnya, keterlibatan berbagai fungsi menjadi penting karena aktivitas terminal memiliki keterkaitan yang erat antara satu bagian dengan bagian lainnya.

    “Operasional tidak bisa dilihat hanya dari satu sisi. Ada operator, tim Planning and Control, petugas lapangan, maupun tim teknik dan mekanik yang masing-masing memiliki peran dalam kegiatan operasional,” katanya.


    Koordinasi lintas fungsi tersebut sekaligus menjadi ruang untuk menyamakan pemahaman mengenai persoalan yang muncul di lapangan, sehingga tindak lanjut dapat dilakukan berdasarkan kondisi aktual dan kebutuhan operasional.


    Sinkronisasi Perencanaan dan Kondisi Aktual

    Sementara itu, Manager Perencanaan Operasi Terminal 1, Sudirmansyah, mengatakan pembahasan dilakukan dengan melihat keterkaitan antara perencanaan operasional dengan kondisi aktual di lapangan.

    “Perencanaan operasional perlu melihat kondisi aktual di lapangan. Karena itu, melalui koordinasi ini kami dapat mengidentifikasi persoalan yang terjadi, melihat kebutuhan masing-masing fungsi, dan menyusun tindak lanjut yang sesuai dengan kondisi operasional,” ujar Sudirmansyah.


    Ia menambahkan, hasil pembahasan selanjutnya menjadi bahan bagi masing-masing fungsi untuk melakukan tindak lanjut sesuai bidang dan tanggung jawabnya.

    “Yang penting bukan hanya pembahasannya, tetapi bagaimana hasil koordinasi ini bisa diterapkan dalam kegiatan operasional. Setiap temuan perlu ditindaklanjuti agar perbaikan yang dilakukan dapat dirasakan dalam proses kerja sehari-hari,” ungkapnya.


    Libatkan 360 Personel dalam Empat Kelompok

    Rangkaian koordinasi improvement operasional Terminal 1 Belawan tidak hanya berfokus pada kesiapan peralatan. Pembahasan juga mencakup berbagai persoalan yang ditemukan selama aktivitas operasional serta kebutuhan koordinasi antarfungsi.


    Dengan melibatkan personel dari berbagai lini, PMT berupaya memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh mengenai kondisi Terminal 1. Informasi dari lapangan kemudian menjadi bagian penting dalam menentukan tindak lanjut sesuai fungsi dan tanggung jawab masing-masing.


    Secara keseluruhan, 360 personel terlibat dalam rangkaian rapat koordinasi improvement operasional tersebut. Mereka terbagi ke dalam empat kelompok operasional, dengan masing-masing kelompok beranggotakan 90 personel.


    Pelibatan personel dalam jumlah besar tersebut memperlihatkan bahwa proses improvement operasional Terminal 1 Belawan diarahkan menjadi pekerjaan bersama lintas fungsi.


    Bagi PMT, evaluasi tidak berhenti pada identifikasi persoalan. Setiap temuan diharapkan dapat diterjemahkan menjadi tindak lanjut yang relevan, sehingga perbaikan operasional dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.


    Melalui koordinasi yang lebih terintegrasi antara fungsi perencanaan, operator, petugas lapangan, serta tim teknik dan mekanik, Terminal 1 Belawan terus mendorong penguatan proses kerja dan peningkatan kualitas operasional di lapangan.(****)

    Redaksi 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini