• Jelajahi

    Copyright © XNEWS 24
    Best Viral Premium Blogger Templates

    LOGO

    Ads

    Kapolri Ungkap Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Belawan, Terminal Bandar Deli Jadi Lokasi Konferensi Pers

    X News 24
    Sabtu, 24 Oktober 2026, Oktober 24, 2026 WIB Last Updated 2026-10-24T13:09:17Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    BELAWAN, Xnews24.id — Pelabuhan Belawan menjadi salah satu titik penting dalam pengungkapan kasus besar penyelundupan narkotika di perairan Selat Malaka. Area Terminal Penumpang milik PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1, tepatnya Terminal Bandar Deli, dipilih sebagai lokasi penyandaran kapal barang bukti MT Global 168 sekaligus tempat pelaksanaan konferensi pers pengungkapan penyelundupan 1,16 ton ketamin.

    Konferensi pers yang digelar pada Jumat (23/10/2026) tersebut dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. Pengungkapan kasus ini merupakan hasil operasi gabungan yang melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Bareskrim Polri, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Polda Sumatera Utara.

    Pemilihan Terminal Bandar Deli sebagai lokasi kegiatan strategis tersebut menempatkan fasilitas Pelindo Regional 1 dalam mendukung kelancaran penanganan barang bukti dan pelaksanaan agenda penegakan hukum. Dukungan ini sekaligus memperlihatkan pentingnya koordinasi antara pengelola pelabuhan dan aparat penegak hukum dalam menjaga keamanan kawasan maritim.

    Pelindo Regional 1 Perkuat Sinergi Pemberantasan Narkoba

    Dukungan terhadap kegiatan kepolisian tidak hanya diwujudkan melalui penyiapan fasilitas pelabuhan. Pelindo Regional 1 juga memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan strategis.

    Di sela kegiatan penyambutan Kapolri di Markas Kodaeral I Belawan, Executive Director 1 Pelindo Regional 1, Hanny Uktolseya, berdiskusi langsung dengan sejumlah unsur pimpinan daerah dan aparat keamanan.

    Pertemuan tersebut melibatkan Gubernur Sumatera Utara, Dankodaeral I, Pangdam I/Bukit Barisan, Wali Kota Medan, serta Wakil Ketua DPRD Kota Medan. Komunikasi lintas sektor ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi dalam mendukung keamanan, ketertiban, dan penegakan hukum di wilayah Sumatera Utara, khususnya kawasan Pelabuhan Belawan.

    Sinergi antara pengelola pelabuhan, aparat keamanan, dan pemerintah daerah menjadi elemen penting mengingat pelabuhan merupakan simpul strategis pergerakan barang dan orang. Karena itu, penguatan pengawasan serta koordinasi antarlembaga diperlukan untuk mendukung terciptanya aktivitas kepelabuhanan yang aman dan tertib.

    Fasilitas Pelabuhan untuk Mendukung Penegakan Hukum

    Hanny Uktolseya menegaskan bahwa kesiapan fasilitas pelabuhan dan komunikasi yang efektif antarlembaga merupakan bagian dari komitmen Pelindo Regional 1 dalam mendukung penegakan hukum.

    “Penyiapan fasilitas pelabuhan dan penguatan komunikasi antarlembaga merupakan komitmen nyata Pelindo dalam mendukung penegakan hukum secara menyeluruh,” tegas Hanny.

    Dukungan tersebut mencerminkan peran Pelindo tidak hanya dalam menjalankan fungsi pelayanan kepelabuhanan, tetapi juga dalam membangun kolaborasi dengan para pemangku kepentingan demi menjaga keamanan lingkungan pelabuhan.

    Dalam konteks pemberantasan peredaran gelap narkotika, kerja sama lintas instansi menjadi penting untuk memastikan penanganan perkara berjalan sesuai kewenangan masing-masing. Dukungan infrastruktur dan koordinasi yang baik diharapkan dapat memperkuat langkah aparat dalam mengungkap serta menindak jaringan peredaran narkotika.

    Belawan Jadi Titik Strategis Penguatan Keamanan Maritim

    Pengungkapan penyelundupan 1,16 ton ketamin di perairan Selat Malaka menjadi pengingat akan pentingnya pengawasan jalur laut dan penguatan kerja sama antarlembaga. Sebagai kawasan pelabuhan strategis, Belawan membutuhkan koordinasi berkelanjutan antara operator pelabuhan, aparat penegak hukum, dan pemerintah untuk menjaga keamanan aktivitas maritim.

    Melalui dukungan terhadap kegiatan kepolisian ini, Pelindo Regional 1 menegaskan komitmennya untuk terus membangun sinergi dengan para pemangku kepentingan. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan pelabuhan yang aman, tertib, serta kondusif bagi kelancaran arus logistik dan pelayanan kepada masyarakat.

    Kolaborasi yang kuat menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga Pelabuhan Belawan tetap berfungsi sebagai simpul logistik strategis sekaligus kawasan yang mendukung upaya penegakan hukum di wilayah perairan Indonesia.

    Redaksi 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini